History & cultureSejuta FaktaMANUSIA DULU PUNYA EKOR!! KENAPA HILANG? #faktaunik #manusiapurba

MANUSIA DULU PUNYA EKOR!! KENAPA HILANG? #faktaunik #manusiapurba

2.8× channel medianShort0:53People & BlogsPublished Sep 15, 2026, 12:34 PM · 5w ago
Views
3,214
+0 views/hour
Views / hour now
0
measured 16h ago
Peak views / hour
—
 
First 24 hours
—
not tracked from upload
Engagement
2.3%
likes + comments / views
Likes
73
2.3% of views
Comments
1
0.03% of views
Est. ad revenue
—
Shorts pay from a shared pool

Checked every 24 h while the video is this age · last check 16h ago · next in 445 min. YouTube itself updates public counts with a short delay.

Avg views / day
86
since upload
vs channel median
2.8×
this video's views ÷ the channel's usual
Rank in channel
#5
of 20 tracked

Views over time

0 readings

Total views Views gained per hour
Live tracking started
The chart fills in as FameX records new readings.

Description

Kenapa manusia tidak punya ekor, padahal tubuh manusia sebenarnya sempat membentuk struktur mirip ekor ketika masih menjadi embrio? Yang lebih mengejutkan, penelitian terbaru menunjukkan bahwa perubahan pada DNA mungkin berperan dalam membuat leluhur manusia dan kera besar kehilangan ekor sekitar 25 juta tahun lalu. Dalam video ini kita akan mengikuti perjalanan aneh tersebut — dari ekor embrio manusia yang kemudian mengalami regresi, tulang ekor yang masih tersisa sampai sekarang, hingga sebuah perubahan genetik pada gen TBXT yang melibatkan elemen Alu. Penelitian pada sel manusia dan model tikus menunjukkan bahwa perubahan pada TBXT dapat memengaruhi proses perkembangan ekor. Kita juga akan melihat bagaimana hilangnya ekor berkaitan dengan perubahan anatomi tubuh, evolusi tulang belakang, postur tegak, dan perjalanan panjang evolusi manusia. Apakah benar hilangnya ekor menjadi salah satu langkah penting menuju tubuh manusia modern? Dan mengapa jejak struktur tersebut masih tertinggal di tubuh kita sampai hari ini? 📚 SUMBER & REFERENSI BACAAN • Xia, B. et al. (2024). “On the genetic basis of tail-loss evolution in humans and apes.” Nature, 626, 1042–1048. • Fallon, J. F. & Simandl, B. K. (1978). “Evidence of a role for cell death in the disappearance of the embryonic human tail.” American Journal of Anatomy, 152(1), 111–129. • Sapunar, D. et al. (2001). “Morphological diversity of dying cells during regression of the human tail.” Croatian Medical Journal. • Rosenberg, K. R. & DeSilva, J. M. (2017). “Evolution of the Human Pelvis.” Anatomical Record, 300(5), 789–797. • Williams, S. A. et al. (2015). “Evolution of the hominoid vertebral column: The long and the short of it.” Evolutionary Anthropology. Kalau kamu menemukan fakta lain tentang tubuh manusia yang ternyata menyimpan jejak evolusi, tulis pendapatmu di kolom komentar. Jangan lupa Like, Subscribe, dan Share kalau kamu suka konten sains, evolusi, sejarah manusia, dan fakta-fakta aneh tentang tubuh kita. #ManusiaTidakPunyaEkor #EkorManusia #EvolusiManusia #EvolusiManusia #DNAManusia #TBXT #GenTBXT #AluDNA #Evolusi #SejarahManusia #TubuhManusia #FaktaManusia #FaktaSains #Sains #Biologi #Prasejarah #AsalUsulManusia #Bipedalisme #TulangEkor #Coccyx #EkorEmbrio #EmbrioManusia #EvolusiTubuh #MisteriTubuh #FaktaUnik
Tags
Manusia Tidak Punya EkorEkor ManusiaEvolusi ManusiaDNA ManusiaTBXTGen TBXTAlu DNAEvolusiSejarah ManusiaTubuh ManusiaFakta ManusiaFakta SainsSainsBiologiPrasejarahAsal Usul ManusiaBipedalismeTulang EkorCoccyxEkor EmbrioEmbrio ManusiaEvolusi TubuhMisteri TubuhFakta UnikKenapa Manusia Tidak Punya Ekor

Statistics from the YouTube Data API, tracked by FameX. Views per hour, revenue and comparisons are FameX estimates.