Stories & narrationKronologi KehidupanWalaupun Lumpuh, Dua Pria Ini Tetap Merawat Orang Tuanya

Walaupun Lumpuh, Dua Pria Ini Tetap Merawat Orang Tuanya

Long-form2:22EntertainmentPublished Aug 21, 2026, 6:00 PM · 8w ago
Views
296,327
+0 views/hour
Views / hour now
0
measured 17h ago
Peak views / hour
2
5d ago
First 24 hours
—
not tracked from upload
Engagement
3.0%
likes + comments / views
Likes
8.9K
3.0% of views
Comments
100
0.03% of views
Est. ad revenue
—
channel not monetized

Checked every 24 h while the video is this age · last check 17h ago · next in 407 min. YouTube itself updates public counts with a short delay.

Avg views / day
5K
since upload
vs channel median
1.6×
this video's views ÷ the channel's usual
Rank in channel
#10
of 21 tracked

Views over time

0 readings

Total views Views gained per hour
Live tracking started
The chart fills in as FameX records new readings.

Description

Keterbatasan fisik tidak selalu menjadi penghalang untuk berbakti kepada orang tua. Zhang Xiaodong di China menderita ankylosing spondylitis, penyakit peradangan kronis yang menyerang tulang belakang dan persendian. Kondisinya membuat Zhang harus menggunakan kursi roda. Namun ketika ayahnya mengalami stroke hingga lumpuh dan tidak bisa bangun dari tempat tidur, Zhang tetap merawatnya setiap hari. Dengan mengandalkan kursi roda dan kedua tangannya, ia memandikan ayahnya, mengurus rumah, hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kisah Zhang kemudian mendapat perhatian di Douyin. Ia mendapat dukungan dan donasi dari pengikutnya, bahkan seorang dokter menawarkan operasi penggantian sendi secara gratis. Setelah menjalani operasi dan rehabilitasi, Zhang akhirnya bisa berdiri dan berjalan kembali setelah sekitar 13 tahun, meski masih menggunakan tongkat. Dan ternyata, kisah serupa juga terjadi di Indonesia. Edi Winarso, yang kedua kakinya tidak bisa berjalan akibat polio sejak masih balita, tetap merawat ibunya yang sudah mengalami kelumpuhan di usia lanjut. Dengan kursi roda yang dimodifikasi, Edi tetap melakukan berbagai pekerjaan rumah dan memenuhi kebutuhan ibunya. Bagi Edi, semua yang ia miliki hingga dewasa tidak lepas dari jasa sang ibu. Karena itu, ia merasa wajib berbakti dan merawat ibunya, bagaimanapun kondisi dirinya. Menurut kamu, apa yang bisa kita pelajari dari kisah Zhang dan Edi? #KronologiKehidupan #KisahInspiratif #KisahNyata #Disabilitas #shorts Zhang Xiaodong, Edi Winarso, merawat orang tua, kisah inspiratif, kisah nyata, penyandang disabilitas, pria kursi roda, merawat ayah, merawat ibu, anak berbakti, ankylosing spondylitis, polio, kisah kehidupan, cerita inspiratif Indonesia, kisah haru ⚠️ Disclaimer Video ini dibuat untuk tujuan informasi, edukasi, dan storytelling. Informasi dalam video dirangkum dari berbagai laporan media dan sumber berita yang tersedia. Beberapa bagian disederhanakan agar mudah dipahami dalam format YouTube Shorts. Konten ini tidak dimaksudkan untuk merendahkan, mengeksploitasi, atau mendiskriminasi penyandang disabilitas maupun pihak mana pun. Copyright Disclaimer: Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. This video uses limited third-party materials for transformative commentary, education, and storytelling purposes.
Tags
Zhang Xiaodongpria kursi rodapria merawat ayahmerawat orang tuamerawat ayahanak merawat orang tuakisah inspiratifkisah harukisah kehidupankisah perjuanganpenyandang disabilitasdisabilitas inspiratifankylosing spondylitispolioEdi WinarsoEdi Winarso Indonesiakisah Edi Winarsoanak berbaktiberbakti kepada orang tuapengorbanan anakkisah inspiratif Indonesiacerita inspiratifcerita kehidupancerita nyatakisah nyata Indonesia

Statistics from the YouTube Data API, tracked by FameX. Views per hour, revenue and comparisons are FameX estimates.