History & cultureMaskenPEDAGANG KOPI DIDATANGI PRIA DIMINTA PINDAH⁉️ #beritaterkini #trending #fyp #shortsvideo #shorts

PEDAGANG KOPI DIDATANGI PRIA DIMINTA PINDAH⁉️ #beritaterkini #trending #fyp #shortsvideo #shorts

Short0:52Entertainment

Published Oct 16, 2026, 2:50 PM · 2h ago

Masken
Masken
242K subscribers · median 87.2K views
Views
49,246
+20,052 views/hour
Likes
614
1.3% of views
Comments
128
0.26% of views

Checked every 30 min while the video is this age · last check 48m ago · next in 0 min. YouTube itself updates public counts with a short delay.

Open on YouTube
Views / hour now
20.1K
measured 48m ago
Peak views / hour
59.5K
1h ago
Avg views / day
49.2K
since upload
First 24 hours
—
not tracked from upload
vs channel median
0.6×
Rank in channel
#33
of 45 tracked
Engagement
1.5%
likes + comments / views
Est. ad revenue
—
Shorts pay from a shared pool

Views over time

3 readings · line: total views · bars: views gained per hour

Description

PEDAGANG KOPI DIDATANGI PRIA DIMINTA PINDAH⁉️ #beritaterkini #trending #fyp #shortsvideo #shorts Sebuah video memperlihatkan momen ketika seorang pria pedagang kopi keliling melarang ibu-ibu yang juga berjualan kopi di lokasi yang sama. Pria tersebut disebut merasa bahwa lokasi itu merupakan wilayah tempatnya berjualan. Kejadian ini pun mengundang perhatian karena keduanya sama-sama mencari nafkah dari usaha kecil. Di tengah sulitnya mencari penghasilan, persaingan antarpedagang terkadang bisa memunculkan persoalan mengenai lokasi berjualan. Namun, persoalan ini juga perlu dilihat dari situasi sebenarnya, termasuk apakah lokasi tersebut merupakan tempat umum atau memiliki aturan khusus bagi para pedagang. Menurut kalian, bagaimana sebaiknya menyikapi kejadian seperti ini? Bukankah sesama pencari rezeki seharusnya bisa mencari jalan tengah agar semua tetap bisa berjualan dengan tertib? SUMBER VIDEO: Belum teridentifikasi. Jika ada nama akun pengunggah, cantumkan sesuai sumber aslinya. DISCLAIMER: Konten ini dibuat untuk tujuan informasi dan diskusi publik. Narasi disusun berdasarkan gambaran video yang diberikan dan bukan kesimpulan hukum mengenai hak penggunaan lokasi. Tidak bermaksud menghakimi atau merendahkan pihak mana pun. Penonton diharapkan menyampaikan pendapat secara bijak.

Statistics from the YouTube Data API, tracked by FameX. Views per hour, revenue and comparisons are FameX estimates.