Science & spaceHumentaryApa Rasanya Mati Karena Tidak Bergerak Seharian

Apa Rasanya Mati Karena Tidak Bergerak Seharian

Long-form8:477.4× channel median

Published Oct 7, 2026, 5:00 AM · 1w ago

Humentary
Humentary
5.4K subscribers · median 764 views
Views
5,643
+39 views/hour
Likes
178
3.1% of views
Comments
15
0.27% of views

Checked every 12 h while the video is this age · last check 7h ago · next in 277 min. YouTube itself updates public counts with a short delay.

Open on YouTube
Views / hour now
39
measured 7h ago
Peak views / hour
39
7h ago
Avg views / day
752
since upload
First 24 hours
—
not tracked from upload
vs channel median
7.4×
Rank in channel
#3
of 19 tracked
Engagement
3.4%
likes + comments / views
Est. ad revenue
$23–$56
lifetime, $4–10 RPM

Views over time

1 readings · line: total views · bars: views gained per hour

Live tracking started
The chart fills in as FameX records new readings.

Description

Apa rasanya mati karena duduk 14 jam? Video ini membahas bagaimana duduk berjam-jam tanpa gerak bisa memicu gumpalan darah di betis (DVT) yang lepas dan menyumbat paru-paru (emboli paru), termasuk pada kebiasaan yang bikin orang lupa waktu seperti gooning, main game, atau scroll tanpa henti. Di video ini: - Kenapa otak bisa bikin kita duduk 14 jam tanpa sadar - Apa yang terjadi di betis jam demi jam - Rasanya saat emboli paru terjadi - Cara mencegah dan tanda bahaya yang wajib dikenali Betis nyeri, bengkak, dan hangat setelah duduk lama: periksa ke dokter hari itu juga. Sesak napas mendadak disertai nyeri dada: segera ke IGD atau hubungi 119. Video ini bersifat edukasi dan bukan pengganti saran medis. Kalau kebiasaan ini sulit dikendalikan, bicara dengan psikolog atau psikiater. Sumber: WHO WRIGHT Project, ISTH (World Thrombosis Day), kasus Chris Staniforth (2011). Kalau video ini bermanfaat, bagikan ke teman yang sering duduk lama.

Statistics from the YouTube Data API, tracked by FameX. Views per hour, revenue and comparisons are FameX estimates.