Finance & businessLogika Bisnis IDBedah Strategi Salim Group: Dari Raja Bank Jadi Raja Mie Instan

Bedah Strategi Salim Group: Dari Raja Bank Jadi Raja Mie Instan

Long-form15:21People & Blogs

Published Oct 8, 2026, 9:43 AM · 1w ago

Logika Bisnis ID
Logika Bisnis ID
18.8K subscribers · median 6.5K views
Views
6,806
+1 views/hour
Likes
38
0.6% of views
Comments
5
0.07% of views

Checked every 12 h while the video is this age · last check 9h ago · next in 155 min. YouTube itself updates public counts with a short delay.

Open on YouTube
Views / hour now
1
measured 9h ago
Peak views / hour
1
9h ago
Avg views / day
822
since upload
First 24 hours
—
not tracked from upload
vs channel median
1.1×
Rank in channel
#11
of 21 tracked
Engagement
0.6%
likes + comments / views
Est. ad revenue
$68–$163
lifetime, $10–24 RPM

Views over time

2 readings · line: total views · bars: views gained per hour

Description

Bedah strategi Salim Group: bagaimana BCA lepas dari tangan Salim, tapi Indomie dan Indofood justru bertahan dan jadi raksasa pangan. Salim kalah, atau justru selamat? Di video ini kita bedah kisah konglomerat Indonesia dari krisis 1998: Liem Sioe Liong, BLBI, MSAA, pengambilalihan BCA, sampai kebangkitan Indofood di bawah Anthoni Salim, lengkap dengan data dan sumbernya. 📌 YANG KAMU AKAN DAPAT DI VIDEO INI - Kenapa bank itu aset paling menguntungkan tapi paling rapuh - Kronologi BCA pada krisis 1998 - Angka-angka BLBI dan MSAA yang masih diperdebatkan publik - Strategi Indofood: integrasi vertikal, brand harian, distribusi - Perbandingan BCA (Grup Djarum) vs Indofood (Salim) hari ini Video ini mengulas perjalanan konglomerat Indonesia dalam menghadapi badai ekonomi. Kita akan membahas kronologi kejatuhan kerajaan bisnis Liem Sioe Liong, dampak BLBI dan MSAA, hingga bagaimana Anthoni Salim membangun kembali kejayaan lewat Indofood. Ini adalah analisis untuk kamu yang ingin memahami ketahanan bisnis di tengah perubahan politik dan ekonomi yang ekstrem. Kita juga akan membandingkan efisiensi BCA saat masih di bawah naungan Salim Group dengan kondisi saat ini di tangan Grup Djarum. Melalui data dan fakta historis, kita membedah apakah Salim Group benar-benar kalah atau justru melakukan langkah strategis yang menyelamatkan mereka dari kehancuran total. Menurutmu, apakah Salim Group kalah atau justru menang di akhir krisis? Tulis analisis kamu di kolom komentar! Jangan lupa subscribe Logika Bisnis untuk bedah kasus bisnis Indonesia lainnya. ⏱ CHAPTER 00:00 Hook: Raja bank atau raja mie? 00:45 Koreksi premis: Salim tidak "memilih" 02:00 Tiga kerajaan bisnis Salim Group 04:30 Mei 1998: kerajaan runtuh 07:30 BLBI dan MSAA: harga yang harus dibayar 10:30 BCA berpindah tangan 12:00 Kebangkitan lewat mie instan 13:45 Siapa yang sebenarnya menang? 📚 SUMBER DATA - Richard Borsuk & Nancy Chng, "Liem Sioe Liong dan Salim Group" (2016) - Laporan keuangan Indofood (INDF, ICBP) dan BCA (BBCA) tahun buku 2025 - Hukumonline, CNBC Indonesia, Bisnis.com (lengkapi dengan judul dan tanggal artikel) - Laporan BPK dan dokumen BPPN (lengkapi bila dikutip) ⚠️ DISCLAIMER Video ini bersifat edukasi dan analisis bisnis berdasarkan data dan pemberitaan yang tersedia untuk publik. Pendapat dalam video bukan tuduhan hukum terhadap pihak mana pun, dan bukan saran investasi. Angka dapat berbeda antar sumber dan dapat berubah. 💬 DISKUSI Menurut kamu, Salim kalah atau justru menang? Tulis di komentar! 🔔 Subscribe Logika Bisnis untuk bedah kasus bisnis Indonesia lainnya. #SalimGroup #BCA #Indomie #SalimGroup #BCA #Indomie #Indofood #LiemSioeLiong #AnthoniSalim #Krisis1998 #BLBI #KonglomeratIndonesia #BedahBisnis #StrategiBisnis #LogikaBisnis
Tags
bca courseanthony salimsudono salimSalim GroupKrisis 1998IndomieBCAKonglomerat IndonesiaGrup DjarumHartonoLogika BisnisBLBIMSAAsejarah BCAindomieindofoodstudi kasus bisniskisah sukses anthony salimsejarah salim groupsejarah bank bca

Statistics from the YouTube Data API, tracked by FameX. Views per hour, revenue and comparisons are FameX estimates.