Finance & businessLogika Bisnis IDDjarum Bukan Lagi Sekadar Perusahaan Rokok

Djarum Bukan Lagi Sekadar Perusahaan Rokok

Long-form25:16People & Blogs7.4× channel median

Published Oct 3, 2026, 10:11 AM · 1w ago

Logika Bisnis ID
Logika Bisnis ID
18.8K subscribers · median 7.7K views
Views
56,994
+35 views/hour
Likes
393
0.7% of views
Comments
60
0.10% of views

Checked every 12 h while the video is this age · last check 1h ago · next in 618 min. YouTube itself updates public counts with a short delay.

Open on YouTube
Views / hour now
35
measured 1h ago
Peak views / hour
35
1h ago
Avg views / day
4.4K
since upload
First 24 hours
—
not tracked from upload
vs channel median
7.4×
Rank in channel
#2
of 20 tracked
Engagement
0.8%
likes + comments / views
Est. ad revenue
$570–$1,368
lifetime, $10–24 RPM

Views over time

2 readings · line: total views · bars: views gained per hour

Description

Pernahkah kamu menyadari kalau secangkir teh di pagi hari, makan siang di restoran, belanja online, hingga transfer uang di malam hari bermuara ke satu dinasti bisnis yang sama? Grup Djarum hari ini bukan lagi sekadar produsen rokok kretek asal Kudus, melainkan ekosistem konglomerasi raksasa yang diam-diam mengunci berbagai sendi kehidupan masyarakat Indonesia. Mulai dari kepemilikan mayoritas di Bank Central Asia (BCA), infrastruktur menara telekomunikasi Protelindo (TOWR), ekosistem digital Blibli dan Tiket.com, merek konsumsi harian seperti Sariwangi dan FOX'S di bawah Savoria, hingga langkah terbarunya mengambil alih kendali media independen pada September 2026. Di video dokumenter bisnis berdurasi 25 menit ini, kita akan membongkar seluruh peta kekuasaan dan alokasi modal keluarga Hartono: • Bagaimana kebakaran pabrik di Kudus tahun 1963 memicu kelahiran kembali Djarum? • Kenapa pengusaha rokok kretek berani mengambil alih bank swasta terbesar pasca krisis 1998? • Bedah 5 lapisan kerajaan bisnis Djarum dari hulu ke hilir. • Fakta di balik akuisisi merek FMCG dan rahasia rantai distribusi logistik warung. • Pertanyaan terbesar: Siapa sebenarnya yang membiayai siapa—apakah rokok masih menjadi mesin uang utama, atau dividen perbankan yang kini mendanai ekspansi agresif mereka? • Menghadapi era transisi suksesi generasi ketiga keluarga Hartono. Tonton video ini sampai selesai untuk melihat bagaimana strategi alokasi modal bekerja di level tertinggi, dan putuskan sendiri: apakah ini strategi korporasi yang jenius, atau tanda tanya besar soal konsentrasi ekonomi? TIMESTAMP / CHAPTER 00:00 — Pembuka: Bukan Lagi Sekadar Rokok Kretek 01:35 — Mengunci Keseharian: Dari Meja Makan ke Rekening Bank 03:20 — Asal-usul Kudus: Ujian Kebakaran Pabrik 1963 05:45 — Titik Balik 2002: Pertaruhan Mengambil Alih BCA 08:15 — Membedah 5 Lapisan Kerajaan Bisnis Grup Djarum 11:00 — Masuk ke Dapur: Manuver Savoria & Akuisisi Sariwangi 13:40 — Senjata Rahasia: Jalur Distribusi Logistik Warung Kelontong 16:10 — Siapa Membiayai Siapa? (Tembakau vs Dividen Triliunan BCA) 18:55 — Gelombang Akuisisi Baru: Media Independen & Aset Global 21:20 — Paradoks Etika: Industri Rokok, Olahraga & Layanan Kesehatan 23:15 — Suksesi Generasi Ketiga: Pembagian Portofolio Tiga Mesin 24:35 — Refleksi Akhir: Pelajaran Alokasi Modal & Masa Depan Konglomerasi 📌 Tulis di kolom komentar: Berapa banyak produk atau layanan dari Grup Djarum yang sudah kamu gunakan minggu ini? 🔔 Dukung channel ini dengan Klik SUBSCRIBE, nyalakan LONCENG notifikasi, dan LIKE video ini agar kami bisa terus menghadirkan analisis bisnis independen yang mendalam dan berbasis data. #GrupDjarum #BisnisDjarum #KeluargaHartono #SahamBCA #BBCA #RobertBudiHartono #Konglomerasi #EkonomiIndonesia #StrategiBisnis #BedahBisnis #Savoria #Sariwangi #Protelindo #Blibli #GDPVenture #InvestasiSaham #OrangTerkayaIndonesia #EdukasiBisnis
Tags
Grup DjarumBisnis DjarumGurita bisnis DjarumSejarah DjarumKeluarga HartonoPemilik DjarumRobert Budi HartonoMichael Bambang HartonoDwimuria Investama AndalanBisnis Djarum selain rokokEkosistem bisnis DjarumSavoria GroupSariwangi DjarumBlibli DjarumProtelindo TOWRGDP Venture DjarumAkuisisi Narasi DjarumStrategi bisnis konglomerasiSiapa pemilik BCAAnalisis bisnis IndonesiaDokumenter bisnis Indonesiadjarumpolytronsejarah djarum

Statistics from the YouTube Data API, tracked by FameX. Views per hour, revenue and comparisons are FameX estimates.